[Review Film 2011] The Lincoln Lawyer

The Lincoln Lawyer

Jangan terburu terkecoh dengan judul film ini. Walaupun ada kata Lawyer tapi film ini tidak melulu mengambil lokasi di ruang persidangan. Malahan sesi persidangan bukanlah konsumsi utama dalam film arahan sutradara Brad Furman ini. Kalau dibanding serial televisi L.A Law, Lincoln Lawyer ini belum seberapa. Cara sutradara Brad Furman menuturkan kisah kejahatan dalam film ini cukup mudah dicerna. Tak perlu terlalu mengeryitkan kening untuk bisa mengikuti film ini.

Film ini diangkat dari sebuah novel karya Michael Connelly. Mungkin karena itu pula ada kesan sedikit tergesa-gesa dalam menuangkan kisah yang sedikit rumit ini ke dalam rangkaian adegan. Bisa jadi sang penulis naskah memang tak mungkin lagi memampatkan detail yang tertulis di versi novelnya menjadi bentuk visual. Tak terlalu jadi masalah memang karena Lincoln Lawyer tetap bisa dinikmati dengan baik.

Soal akting, Matthew McConaughey mungkin tak perlu terlalu dipermasalahkan meski di awal film ada kesan seolah-olah Matthew masih ragu-ragu mengambil bentuk seorang pengacara tangguh yang terbiasa menghadapi klien-klien brutal. Untung saat film mulai memanas, aktor ini mulai terlihat lebih relaks. Aktor dan aktris lain yang berada di sekitar Matthew McConaughey pun bermain dengan baik. Meski, selain Matthew, hanya Marisa Tomei, dan Ryan Phillipe yang mendapat porsi latar belakang yang cukup jelas, peran John Leguizamo dan William H. Macy terlihat cukup solid sebagai sosok tiga dimensi.

Angle pengambilan gambar memang tak terlalu wah tapi cukup efisien dalam menangkap kesan ‘dingin’ area perkotaan. Ditambah lagi pemilihan warna yang cenderung kebiruan, membuat seting Los Angeles terasa lebih tak bersahabat.

Dari sisi cerita, Lincoln Lawyer menawarkan twist yang tergolong fresh. Fakta diungkap sedikit demi sedikit hingga mencapai klimaks. Bahkan saat penonton terbuai, seolah telah melihat ending, Furman ternyata masih punya satu kejutan lagi. Sosok Mick Haller pun digambarkan sebagai sosok yang utuh. Ada masa transisi yang cukup buat Mick mengubah sisi pandangnya meski sayangnya, ending film ini justru malah mengaburkan lagi sosok Mick.

Secara keseluruhan, Lincoln Lawyer memang memuaskan tidak hanya dari sisi visual tapi juga dari pesan moral dan jalinan kisah yang ditawarkannya. Sayang film yang diedarkan 18 Maret 2011 ini sepertinya tidak terlalu sukses dari sisi komersil.

Artikel Film Lainnya:
» [Sinopsis Film 2011] Moneyball
» [Sinopsis Film 2011] Dolphin Tale
» [Sinopsis Film 2011] Killer Elite
» [Sinopsis Film 2011] Abduction
» [Sinopsis Film 2011] Johnny English Reborn

What do you think?

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s