[Review Film 2011] Hanna

Hanna

Ini bukan pertama kalinya sutradara Joe Wright bekerja sama dengan Saoirse Ronan. Sebelumnya keduanya sempat berkolaborasi dalam ATONEMENT yang sempat masuk nominasi Oscar. Masalahnya, Hanna adalah film pertama Joe yang bergenre action. Hasilnya, sebagai film laga, Hanna disajikan dengan cara yang unik.

Pertama, Joe memasukkan subplot yang membuat film ini jadi terasa lebih dekat pada kehidupan nyata. Joe sengaja mempertemukan karakter Hanna dengan satu keluarga yang sedang berlibur meski sebenarnya ini bisa saja dihilangkan tanpa mengaburkan inti cerita. Nyatanya itulah yang dipilih Joe. Ini jarang terjadi pada film action yang rata-rata memang berkesan tidak nyata.

Selain memasukkan subplot yang membuat sosok Hanna jadi lebih manusiawi, Joe juga sempat bermain-main dengan trik pengambilan gambar, terutama saat Hanna berusaha meloloskan diri dari agen CIA yang menawannya. Permainan kamera yang cukup efektif ini sedikit mengingatkan pada gaya pengambilan gambar video klip. Trik yang sama diulang saat Hanna untuk pertama kalinya melihat televisi dan lampu listrik.

Secara keseluruhan, trik pengambilan gambar ini tak banyak berpengaruh, tapi menyenangkan juga melihat sebuah film laga digarap dengan sungguh-sungguh. Ceritanya memang jelas meski fakta diungkap secara perlahan sepanjang durasi film. Sayangnya, ada sedikit kejanggalan dalam alur kisah film ini. Di titik akhir, tak jelas lagi kenapa Erik membuat skenario panjang untuk mempertemukan Hanna dengan Marissa padahal bisa saja ia menghilang dan tak pernah lagi ditemukan.

Kalau ini adalah misi balas dendam, kenapa Erik seperti sengaja mengorbankan Hanna dengan membuatnya dikepung agen CIA padahal bisa saja ia membuat skenario lain untuk membunuh Marissa. Bukan hanya itu yang terasa mengganjal dalam film ini. Adegan saat Hanna akan berciuman dan tiba-tiba saja ia membekuk cowok yang dikencaninya juga terasa janggal. Tak jelas kenapa ada adegan itu. Kalau sekedar membuktikan refleks Hanna yang terlatih, bukankah dari awal film penonton sudah dibawa ke pemahaman itu?

Subplot yang menceritakan pertemuan Hanna dengan wisatawan asal Inggris tadi juga membuat tempo film jadi sedikit melambat walaupun akhirnya tempo kembali cepat setelah Hanna jadi buronan lagi.

Dari sisi akting, Eric Bana, Cate Blanchett, dan Saoirse Ronan memang tak perlu diragukan lagi. Masing-masing bisa menghayati peran yang mereka bawakan dengan baik. Naskah yang ditulis oleh Seth Lochhead dan David Farr sepertinya memberi ruang gerak yang cukup buat mereka mengeksplorasi karakter masing-masing. Joe Wright sendiri adalah sutradara yang punya track record bagus meski lagi-lagi sepertinya ia masih harus belajar untuk mengarahkan film bergenre action. Secara keseluruhan, Hanna tetap film yang layak dikonsumsi.

Artikel Film Lainnya:
» [Sinopsis Film 2011] Moneyball
» [Sinopsis Film 2011] Dolphin Tale
» [Sinopsis Film 2011] Killer Elite
» [Sinopsis Film 2011] Abduction
» [Sinopsis Film 2011] Johnny English Reborn

What do you think?

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s